• Blogger Template Preview
  • Blogger Template Preview

Labels:

Maksud serta Tujuan menggunakan talenan untuk menyekat tabung Low Noise Block Feedhorn (LNBF) merupakan tindakan menyisipkan potongan talenan ke dalam tabung LNBF yang dapat dibentuk secara manual oleh seseorang tanpa menggunakan alat bantu yang canggih dimana penggunaan sekatan ini hanya dilakukan untuk tracking/ pelacakan Siaran Televisi khususnya dari Satellite Yamal 202 dimana jenis satellite ini agak berbeda dari pada yang lain dimana yang umumnya satellite lain menggunakan Polaritas Horizontal atau Vertikal (H/V), namun di satellite yang satu ini menggunakan Left atau Right (L/R) Circular. Perbedaan yang memang begitu sedikit dapat menimbulkan pelacakan dengan menggunakan LNBF tidak mendapat hasil. Untuk mengatasi hal demikian, kita dapat merubah L/R menjadi H/V yaitu dengan menggunakan talenan yang disesuaikan dengan ukuran seperti tampak pada gambar.
Kemungkinan yang terjadi ketika melakukan tracking ke Yamal 202 adalah bahwa kualitas signal memang agak rendah.
Untuk memasang sekatan ini ke dalam LNBF, usahakan talenan sekatnya tidak mudah jatuh/ tidak longgar dari tabung. Apabila LNB yang anda gunakan di tiang focus adalah dua buah C-Band LNBF maka yang perlu disekat hanya satu LNB saja. Perhatikan LNB yang telah anda Sekat, dan khususkan LNB tersebut untuk (hanya) tracking Yamal 202 saja, karena apabila anda memfungsikan LNB sekat itu untuk tracking satelit lain, maka hasil dari tracking (pelacakan) anda tidak akan memuaskan bahkan mempersulit system kerja anda di lapangan. Mengapa? Karena Akses signal dari satelit yang berpolaritas Horizontal/ Vertikal terganggu dengan adanya talenan sekat di dalam tabung LNB yang dapat mempengaruhi kualitas signal sangat rendah dan bahkan tidak mendapat hasil.
Nah, semua ini telah Niassat shared bagi Anda dan apabila anda ingin memberikan komentar silakan di tempat komentar dan apabila ingin meminta layanan, silakan menghubungi Niassat Service.


Baca Panduan lebih lengkap>>di sini!

Comments (67)

Mantap sekali penjelasannya.
Ijin coba bang dari TKP aceh singkil

ok, mas brooo........

banyuwangi jatim bisa ngak gunakan penyekat tlenan untuk yamal 202

@heru

Untuk Sementara Niassat Service tidak dapat memberi kepastian kepada Anda, apakah yamal 202 dapat dilacak di daerah banyuangi (jatim) berhubung dengan pancaran sinyal dari satelit yamal 202 sesuai dengan footprint-nya terlihat bahwa beam yamal melintasi wilayah indonesia bagian barat dan sebagian lainnya di bagian utara. Namun untuk daerah jatim, ada baiknya dicoba dulu dengan menggunakan dish antenna yang berdiameter besar.
Berhubung kami juga tidak beroperasi di wilayah jatim, maka tidak bisa memberi kepastian dan baiknya konsultasi kepada technisi setempat untuk pencerahan penanganannya.

mantap pencerahannya, thx bro.....

@Anonymous

sama2 mas bro...!!

satelit apa aja mas yang bisa di cari dengan sekat...(suda anda temukan, apa yamal aja...)

Untuk sementara kami belum melakukan Tracking Test for all satellites yang dapat akses ke Indonesia.
Tetapi sepertinya, kebanyakan polaritas dari satellit yaitu Horizontal dan Vertikal. Untuk lebih lengkapnya silakan check satellites apa saja yng bisa akses di daerah anda. (www[.]satbeams[.]com)

Jadi apabila di daerah anda terdapat satelit yang berpolaritas Left atau Right Circular, maka gunakan sekat.

Pertanyaan Anda adalah postingan kami di masa mendatang.
Kami sedang melakukan ckecking satellites beams di daerah Pulau Nias dan Indonesia secara Umum, hasilnya akan kami update di blog ini.
salam.....
Niassat Service!

trims atas pejlsannya.....

DISH JARING DIBANDING DENGAN DISH YANG BUKAN JARING (BESI/SENG)BAGUS MANA....TOLONG PENCERAHANNYA....TRIMS ..

SOLID DISH:

Kelebihan Solid Dish dalam segi penerimaan Sinyal Satelit adalah sangat baik dibanding Mesh Dish (Jaring) karena tidak membuang pantulan sinyal satelit ke dish atau kekuatan pantulan sangat baik. Sangat baik untuk LNB KU-Band serta C-Band ataupun S-band.

KELEMAHAN:
Sangat terganggu dengan Tekanan angin kencang atau Hujan deras karena dish tidak punya celah alias memblokir semua tekanan yang terjadi di atas Solid Dish.

MESh DISH:
Kelebihannya adalah adanya peluang terlewatkannya tekanan udara atau hujan di atas dish, sehingga tidak begitu terganggu bila terjadi angin atau hujan. Sedangkan kelemahannya adalah bahwa pantulan sinyal juga akan ikut lolos di setiap celah jaring dish, sehingga tak sepenuhnya di pantulkan ke satu titik fokus. Tetapi hal ini tidak terlalu masalah bagi LNB C-Band karena C-Band memiliki Beam width yang luas daripada KU-Band yang sangat sempit, makanya KU-Band Ga bgus sinyalnya kalau di Mesh Dish.

Semoga bermanfaat.
Salam........!

mas criss,,,sy udah coba tracking yamal 202,, cuma dapat 2-3% hilang lg,,tp klo intelsat 906 lock di 60%,,,gimana tuh mas,,ada tanda-tanda yamal ketangkap gk?? thanx mas.

sepertinya yamal bisa kalau dish-nya lebih besar lagi mas, Sakti!

Jangan lupa kabari kita kalau Kang sakti bisa tracking yamal 202 di Banten. OK?

mas criss, saya baru dpt positioner+actuator, tapi gk sama kabelnya,,yang bagus pake kabel apa ya? thanx

waduh, lupa juga mereknya. tapi sepertinya ga masalah pakai kabel mereka apa saja. yang pengtig kabel aktuatornya berisi 4 jalur (merah, putih, biru dan hitam) coba aaja tanya di toko terdekat mas. Tanya aja kabel untuk hidrolik. pasti mereka tau.

kabel apa aja yang penting isi nya 4,,merk bebas,,ukuran kabel besar kecilnya gk masalah? thanx mas criss,,ilmu nya

Mas brow sy di west kalimantan..dkat sarawak. Ap bisa menangkap satelit yamal. Sy pake dish solid 5feet... salam knal wat mas brow. .......?

Hi, Mas Wahono Se! Beam yamal di daerah anda besar, tapi kalau pakai dish solid 5 feet sepetnya kurang memungkinkan. minimal dish untuk tracking yamal 202 adalah 6 ft ke atas, berhubung sekat dapat mengurangi kualitas sinyal yang didecode/ diterima. jadi ada baiknya menggunkan dish yang lebih besar.

Salam.........
Niassat

mas..cara seting positioner venus gmn? bisa gk otomatis nyari setelit,,misalkan mau nyari thaicom,,,apa positioner langsung track ke thaicom...thanx ilmu nya.

Perhatikan bagian belakang posisioner venus anda. Disana terdapat 2 ujung connector Female. Di setiap connector ada tulisan fungsinya. Ada "TO RECIEVER" dan "TO LNB".
Trus, kabel koaksial dari LNB PARABOLA jangan langsung hubungkan ke connecter Female Receiver, tetapi "sambungkan" ke belakang posisioner Venus yang ada Tulisan "TO LNB". Kemudian, buat ambil kabel coax yang agak pendek untuk menghubungkan Posisioner Dengan Receiver. Hubungkan ujung kabel COAX di TO Receiver pada posisioner dan ujung yang satu pada INPUT di Receiver.
[Pastikan langkah awal ini telah dilakukan dengan baik dan benar!]

Kemudian, untuk setting AUTO-MOVING DISH, tekan tombol menu pada remot control receiver. [Apabila rx/receiver anda memiliki program menu "JENIS ANTENNA" pada program settingan "Koneksi Antenna" Maka Pilih " MOTOR" Bukan FIXED ANTENNA.] Tetapi apabila receiver anda yang TIDAK MEMUAT PROGRAM tersebut Langsung saja ke langkah berikut ini:

Tekan "menu", Pilih "satelit" yang hendak dilacak (pastikan frekuensi terisi dengan benar dan sesuai dengan frekuensi dari satelit yang anda PILIH Mas bro!) :)
Contoh: Masuk ke pengaturan antenna untuk satelit PAlapa D.
lakukan pengisian sesuai rangkaian kabel coax yang anda gunakan contoh bila pakai switch 22k, silakan sesuaikan programnya dan begitu juga kalau pakai switch diseqc 4x1.

Perhatikan dibawah pengaturan diSEqC pada receiver terdapat "MENENTUKAN POSISI/ PENENTU POSISI", pilih dengan menggeser kanan atau kiri hingga "MATI" Berubah menjadi diSEqC 2.1, lalu tekan "ok">>Pointer berada pada posisi "diSEqC 2.1" tadi.

Terbuka tampilan perintah baru.
Posisi =NULL
Mengaktifkan Batas= Mati/ dilumpuhkan/ tidak aktif.<<Pilih.
Trus Untuk melakukan SETTING POSISI Pergerakan dish, silakan geser ke TIMUR atau BARAT dengan menggunakan FITUR di dalam diSEqC 2.1 td.
di situ adalah LANGKAH [01]/[02] dsb.

Silkan lakukan pointing dish dengan menggunakan fitur tersebut dengan menggunakan remote RECEIVER, Bukan remote posisioner!

Apabila pada frekuensi satelit yang anda pilih mencapai kualitas sinyal maksimum, maka, geser lagi ke atas POINTER (dalam bentuk warna) letakkan tepat di kata "NULL". Geser ke kanan atau kiri hingga NULL berubah menjadi angka "1". Bila sudah berubah, maka pada angka 1 tekan tombol OK pada remote receiver. Otomatis akan mengeset/meng-store POSISI pergerakan antenna. ketika sudak menekan OK pada angka 1 tadi, maka lihat monitor POSISIONER anda, akan berkedip dan menampilkan angka digital yang anda store tadi. sama halnya meng-store posisi menggunakan remote posisioner, tetapi dalam langkah ini tidak dibutuhkan remote posisionernya, cuma remote rx. Angka untuk posisi akan otomatis diurutkan!

Lakukan seterusnya pada setiap satelit yang anda lacak. Bila selesai, maka EXIT. PEngeditan akan tersimpan.

Coba cek hasilnya dengan membuka daftar channel TV, maka dengan sendirinya dish akan digeser sesuai dengan tempatnya yang anda store tadi.
jadi dish akan otomatis bergerak, sesuai kategori pasisi satelit yang telah ditentukan. Cuma tekan ok pada list siaran TV, dan otomatis terbuka. OK, bro.............................................................!!

semoga berhasil!

waduhhh,,,sedap kang,,,hatur nuhunnn,,,

ga ngerti bahasanya kang.........sikit jelas, kebanyakan ga ngerti :-?

hatur nuhun (terima kasih)...mau minta pencerahan lagi nich,,tracking satelit yang mas ajarkan udah dilaksanakan n hasilnya ok...cuma tiap pindah satelit sudut elevasi mesti digeser, terpaksa naik ke genteng lagi,,gimana supaya sudut elevasi nya gk usah di robah2 lagi,...thanx mas criss..

Kalau sudut elevasi itu adalah sudut yang dilintasi dish dari timur-barat. Mungkin maksudnya sudut deklinasi (utara-selatan). Biassanya untuk hidrolik klo sudut elevasi kurang pas, tinggal digeser sedikit pakai motornya ga usah naik genteng ge mas. Tapi klo yang sudut deklinasi emang mesti naik kesitu. Nah, tau alasannya mengapa???

Karena penyetelan posisi pergerakan dish tidak tepat pada objeknya yaitu satellites.


Kalau pakai dish untuk memblok satelite Palapa D hingga ke Thaicom dll, sebaiknya penyetelannya harus bisa tepat. jadi hidrolik tinggal mengarahkan dishnya mas bro.
klo nyetelnya, buka dulu aktuatornya dari bracketnya yang nempel di mounting dish, biar ga repot.

Caranya:
1. Lacak palapa D. Usahakan signal maksimum.
2. Lacak Telkom 1, Usahakan signal maksimum.
3. Lacak asisat 3s dengan mengarahkan sedikit ke arah barat, jangan putar mountingnya (jangan lakukan penyetelan sudut azimuth-nya. lihat apakah di posisi Maksimum palapa D bisa juga menghasilkan kualitas asisat3s yng maksimum.
Kasus I:
apabila menurut anda sudah maksimum kualitas signal asisat 3s, coba arahkan kembali dish ke Palapa D. Lihat apakah belum terjadi pengurangan SQ (Signal Quality). Bila tidak berkurang, silakan lacak satelit selanjutnya. [ingat, hati2 dan lakukan secara perlahan dan tepat mengunci baut yang terdapat pada mounting karena bisa merubah nilai SQ-nya.

Kasus II:
Apabila pada posisi sudut elevasi Palapa D bila digunakan untuk Asiasat 3s, dan SQ asisat 3s sangat minim, coba tarik atau tekan bagian dish sebelah utara atau selatan. Perhatikan SQ asisat 3s-nya. Apabila naik, jangan langsung lakukan penyetelan sudut deklinasi. Cek ulang untuk Palapa D. lakukan hal bersamaan pada posisi pointing palapa D, maksudnya, lakukan cara tadi di mana arah dish pada asisat 3s SQ menjadi naik, lakukan juga dengan palapa D. lihat apakah mengurangi SQ palapa D atau Tidak. Bila mengurangi tidak begitu banyak (dalam Satuan SQ yaitu persen) silakan bagi sedikit arah tersebut. Supaya Asiasat 3s juga bisa menghasilkan SQ yang baik begitu juga dengan Palapa D.

4. untuk satelite selanjutnya silakan lakukan langkah nomor 3 diats. Selalu kembalikan arah dish ke palapa D, karena satelit ini dominan diburu oleh bangsa Indonesia.

kalau posisi elevasi setiap satelit dapat dapat terkunci dengan satu garis lintasan, baru pasangi aktuatornya. Ok mas bro..

"Dari hasil karya Anda akan Anda temukan guru terbaik anda"
Jangan melakukan penyetelan pada siang hari yang bertemperatur tinggi, karena keadaan sinyal tidak stabil, sebaiknya lakukan pada pagi hari atau sore. Jangan menyetel pada saat hujan atau keadaan sedang perang di langit alias lagi terjadi petir!

Mas, bro. Ini jawaban dari Niassat Service. Kami tidak segan membuka rahasia tracking pada mas bro!
Kita siap membantu semampu kita.
Dan bila kelak, Anda tahu yang lebih dari Niassat service, jangan pernah menghindar untuk sllu berbagi.
Salam kompak gan....

NIASSAT
[Satellites Tracker on Nias]

woow mantap,,sungguh pencerahan yang amat sangat bermanfaat...thanx bro! atas ke ikhlasan hati untuk menjawab semua pertanyaan..salam dari BADUY...

Trmaksih atas pencerahanx mas brow!.. 1 lg mas brow knapa tv malaysia susah dapetnya ya? Pake parabola. Mohon bantuanx masbro? terima kasih.

sama-sama bro.....sering2 berkunjung ke sini....
Ikuti selalu update info dari kita. Salam mas Bro!!

Kurang jelas pertanyaannya mas bro! :-?

Maksudnya dari satelit Measat?
atau dimana?

Klo di measat itu pakai KU-BAnd dan baiknya receivernya support tool of biss entry. cos beberapa siarannya diacak. Lihat juga apakah siarannya MPEG4 atau 2, boleh check di www.lingsat.com

cara lacak:
klo dah dapat ST2, tinggal geser sedikit, pasti ketemu mas bro!

mas saya baru ja bisa lock yamal 202 tapi cuma dapat canel saba aja 40% pakai dish mesh 9 ft, sekat tlenan lionstar...gimana caranya bisa dapat canel yang lain...posisi banyuwangi....

O...gt ya? Jd sy msti beli lnb kband+ receiver mpeg4 gt ya mas bro. Ya itu td sy pake dish solid hanya ukran 5feet. Ap kmungkinan bisa juga... Klo cuma nangkap satlit measat. sory mas bro bnyk nanya...

mas criss,,,sy ada yang nawarin lnb combo,,katanya cuma bisa untuk dish solid aja,,klo dish mesh gk bisa,,,emang ada gitu mas..???

malam mas criss, sy dah pasang lnb combo,,,merk tanaka(cuma ada merk ini aja),,cara setting di rx nya gimana? tnx mas..

Untuk mendapat channel lain di yamal 202, anda bisa lakukan scanning otomatis.

ada baiknya dicoba mas, bila beam satelit tersebut besar di daerah anda. kalau ga bisa, berarti mas perlu yang lebih besar dari 5feet. Tak ada salahnya mencoba mas. salam....

cara setinggnya sama dengan pakai LNB C band single dan single ku-band.

ujung connector yang berada dibawah atau tengah LNB combo bisa difungsikan untuk melacak satelit C-Band, dan yang diujung atasnya fungsikan sebagai KU-Band. Jadi C-bandnya cuma bisa satu satelit saja kalau fixed antenna, begitu juga dengan KU-bandnya, kecuali mas pakai motor dish alias hidrolik. gmn mas?

bisa gk tacking pake rx mpeg2....ada sih yang mpeg4 cuma untuk tracking nya agak susah, jadi jarang dipake,,udah pake motor mas dish nya,,!!thanx mas.

bisa mas, sakti.

mas,,msh agak kesulitan, setting di rx nya,,apa seperti seting biasa c band lnb1, ku band lnb2..gitu bukan mas? sorry mas agak rewel... thanx..

sebenernya itu kagak sulit mas. kalau jumlah ujung konector di Combo terdapat 2 maka, pakai Switch diseqc. tetapi kalau terdapat tiga, berarti LNB di C-bandnya adalah yang menggunakan inside switch.

untuk yang 2 connectors (diperlukan switch diseqc 2x1 atau 4x1):
Pakai lnb1 untuk satellit berfrekuensi C-band dan LNB2 untuk satellite berfrekuensi KU-Band.

Untuk LNB Combo yang memiliki 3 famale Connectors (tak perlu pakai switch diseqc):
Ujung connectors yang paling atas di Combo hubungkan di ujung konnector yang satu di C-band di bawahnya yang terdapat tulisan LNB. Ujung connector yang satunya yang tertulis RCV hubungkan ke receiver.

Jadi settingannya di rx untuk yang 3 female connectors ini adalah untuk satelit yang berfrekuensi C-band contoh palpa D set LNB frek=5150 dan 22k-nya = Mati/off dan yang berfrekuensi Ku-Band, LNB frek= 9750/10000 atau 10000/12000.
dan 22knya = Hidup/ON.

KLO MANUAL JA NGAK BISA MANA MUNGKIN AUTO BISA JALAN.....
TRIMS ATAS JAWABANNYA...

ok,,,siip? thanx mas.

sama2 bro...

mas,,udah dicoba tp di thaicom yang ke detect malah ku band,,c band tdk,,,mengapa????

artinya penyetelan arah C-Band untuk thaicom tidak pas pada orbit satelitnya.
Lacak frekuensi C-Band thaicom bukan KU-Band kalau mau mencari siaran C-Band thaicom 5

pake rx mpeg2 malah c band yang kena..

artinya settingan/ program rx-nya terjadi kesalahan:
periksa type/frekuensi LNB yang anda pakai di MPEG2 dan 4. untuk C-band 5150 standard. Ku-band 9750-12000 universal.
pastikan pemakain switch 22k sesuai dengan program pada satelit, itu sebab utama terjadi hal demikian.

artinya di MpEG2 C-Berfungsi dengan baik karena switch yang mas oakai sesuai dengan programnya di rx sedangkan di rx MPEG4 terbalik penggunaan "22k-nya" makanya KU-Band yang muncul.

di mpeg4 "22k nya otomatis,,lnb 9750/10600 universal

pantasan dia lacak KU-band. Ganti Menjadi 5150 untuk tracking C-Band.

mas,,,klo scalar ring ex telkomvision dipake di focus, dish mesh 8ft, lnb combo,,,bagus gk??? thanx mas..

Ada baiknya dicoba mas. Bisa saja asalkan cara penempatannya tepat.

SALAM KENAL..
SAYA DI KENDARI SULTRA, SAT YAMAL SDH DPT TAPI BARU BEBERAPA TRANSPONDER, DISH MESH 9 FT SEKAT 13 CM LNB MATRIX. MENURUT TEMAN2 LNB APAKAH YG PALING BAGUS UNTUK TRACKING YAMAL SAT ?

mas..apa kabar??,, sy udah tracking yamal SQ 39-40% dapet ch saba 1,saba 2 tapi gk bisa lock..padahal setelit yang lain 35% udah bisa lock,,sekat masih ukuran standar, posisi lnb offset( tanpa ukuran jarak lnb dengan lnb fokus)...mohon pencerahan nya..Thanx..

wah mantap tuh mas, itu artinya di jawa bisa Tracking Yamal 202.
Kalau belum bisa lock, perbaiki talenannya. perpanjang lagi ukuran talenannya hingga keluar dari corong atau tabung LNBF. usahakan talenannya keluar dari pinggiran bawah LNB sepanjang 7 cm. dan pastikan arahnya tepat. Kalau masalah ukuran jarak itu ga masalah mas, kalau pakai aktuator. kecuali tadi dishnya yang fixed antenna baru jarak diperlukan.
Yamal pasti bisa mas Sakti lock kalau SQ-nya sudah sampai 40%. Gunakan Talenan yang agak tebal, seperti merek LIONSTAR atau sejenisnya yang memiliki ukuran tebal minimal 7 mm atau 0,7 cm.
Di daerah mas pasti bisa dapat yamal 202. Jangan lupa kabari klau sudah lock mas. usahakan LNB untuk yamal ini tidak berada lebih jauh dari tengah dish untuk memaksimalkan SQ.
Gunakan LNBF yang super sensitif dengan gain yang agak besar, seperti merek LNBF YURI, atau Kaon yang memiliki ukuran Kelvin 13 derajat Kelvin. Semakin rendah ukuran kelvin LNB, semakin cepat proses penerimal sinyal atau dengan kata lain nsemakin rendah nilai kelvinnya maka semakin baik kualitas LNBF-nya. usahakan gain standad LNB 65 dB (decibel)

Semoga sukses mas Sakti!

mas...petunjuk udak dijalan kan,,sekat di perpanjang malah sq turun,,tp saya coba sekat yang pendek, nongol kira2 2cm dan yg masuk sedikit diatas jarum hor,,sq naik jadi 48-50% tp tetep gk bisa lock,,sy pake lnb tanaka 65db 15K...help..!!!!

Sbar mas... Mohon penjelassan peralatan yang dipergunakan untuk tracking yamal 202 di daerahnya. Mulai dari ukuran diameter parabola, jenis solid atau mesh,pakai receiver apa saat tracking (SD/HD) trus ketika tracking sat yamal 202 yang belum lock apakah ada bercak gambar/video keluar? Untuk pertnyaan mas sakti akan segera dibls setelah pertanyaan dari kami dibalas, biar kita sama2 mengerti faktor tidak locknya yamal 202.

malam mas,,td sore track yamal dapat 37%, yang lock saba1,2 & yg satu lg lupa namanya.jadi 3 ch, sekat nongol 1cm,, rx tanaka ninja(SD), dish mesh 8ft tanaka,lnb tanaka,,,tp pas di coba pake Rx tanaka HD,, SQ hilang timbul..gimana mas?

Malam juga mas Sakti!

memang untuk beberapa jenis receiver (tanpa sebut nama) yang berkelas High Definition sesungguhnya memiliki kelemahan dalam penerimaan sinyal, SQ yang standard dari receiver SD bisa saja tidak dapat dilock di receiver HD.

Kalau mas, sudah bisa lock saba1 dan dua maka siaran Rossia juga pasti bisa kecuali untuk Rentv yang signalnya agak sedikit drop. berarti Satelit yamal 202 dapat dibuka disana.
Mas cuma buth sedikit lagi usaha yang perlu dilkukan dengan santai, ingat usahanya melacak satelit diluar area beam bukan di wilayah beam. itu hebatnya mas sakti.

Mohon sms ke nomor ini sekarang: 085360733534

dish bekas indovision/astro kan bisa untuk dipakai ku band(nss),...tapi kalo untuk c band seperti palapa/telkom bisa ngak....trim...

C-band palapa D tidak bisa, kecuali Ku-band/OrangeTV.
C-band Telkom1 bisa, pakai decoder TelkomVision.

ok trims ya... tapi udah coba pa kira2 ja he ..he..

horas..bro criss jp : saya (pemula, hobby)mau tambah satelit Palapa D, Telkom-1,Asiasat3s,Asiasat5) pada 1 dish :alat sudah ada Venus solid 6 feet 1.8), LNB-C 1 set LNB merk Technosat 4 in 1 + diseiq. ket.pemasangan dish 9-10 & 12 tidak perhatikan waktu beli),Rx Magix V-Box(SD).posisi dish clear dari apapun Tm s.d Br.
Telah dilakukan/pemasangan : posisi 4 LNB sejajar T-B nol, LNB-1(Palapa D) di-fokus Q-signal 40-52% (TV One), RCTV no-sign,dan LNB2 (Telkom-1 ) gelap apalagi LNB 3( Ast-3s) dan LNB4 (Ast-5), dan stel atur posisi deklinasi/elevasi ok dan LNB naik/turun,kiri/kanan tapi T, Ast3s dan Ast5 tetap gulita. penasaran baca2 tutorial sana-sini, saya buat modifikasi, braket LNB saya potong -/+ 1 cm rapatkan lobang LNB1 dengan LNB2 dan LNB3 dengan LNB4. hasil LNB2 (sat.T)sign.min/cekot2 dan sobatnya Ast3s dan Ast5 no sign alias bisu.
Pertanyaan bro crish jp :
1.apa yang harus dilakukan lagi, ..potong lagi braket shg rapatkan lg LNB1-LNB2 dan LNB3-LNB4.kalau ya bro, berapa jarak cm antar bibir LNB1-LNB2-LNB3-LNB4.
2.bagaimana pendapat bro jarak LNB2(T)-LNB3(Ast3s) apa perlu modif.karena jarak ini belum potong/masih original pabrik.(note :tutorial pengalaman lapangan ada tulis antara 0,5-1cm ada sampai dempet LNB tsb bahkan sampai belah 1 LNB.mana yang terbaik.
3.n rencana mau pasang LNB-KUband, apa bisa juga disalah satu posisi LNB-c kalau pekerjaan diatas sudah Ok dan sebaiknya dicopot LNB-C yang mana sarannya.

apa ya yang kurang pas bro..minta pencerahannya bro criss jp. n salam kenal ..terima kasih, mauliate >> Lubis Jkt.

untuk padang gimana?

@anony:
Horas.....!!
1. Jarak LNB1 (Palapa D)dan LNB2 (Telkom1)= 1,15 diukur dari samping bibir lnb
2. jarak LNB2 ke LNB3 (Asisat3) adalah dempt, untuk sementara ga usah dibelah lnbnya, dirapatkan saja. jangan ada lagi jarak antara LNBnya.
3. Jarak dari LNB 3 ke LNB4 (Asiasat 5) adalah 1,15 cm diukur dari samping lnb.

Letakkan LNB pada bracketnya pada ukuran 34 untuk yang 6 feet, lakukan pointing ke PAlapa d untuk permulaan.

@anony:
Untuk daerah padang juga bisa pakai dish yang 10 ft ke atas.
pakai sekat talenan untuk tracking satelit berpolaritas Left and right cicular.

niasat servis emang mantap.. Salam knl mas criss...

@ Indra:
SAlam bro, semoga tambah sukses....
makasih telah berkunjung......

Bang Chris jp: saya baru di dunia parabola,saya tinggal di prumahan di daerah tangerang,di gang saya tinggal rencana mau pasang satu para bola,nantinya setiap rumah mempunyai reciever masing2.total semua ada 16 reciever. maksimal panjang cabel yg ke reciver dari parabola -+ 40 meter.yang mau saya tanyakan: jika saya mau pake 4 LNB + multiswicth 9x16,parabola mesh yang 7feet apa sudah cukup.kira kira bagus gak hasilnya untuk mengcover ke 16 reciver tsb di atas. mohon pencerahannya terima kasih

Post a Comment

Terima kasih Anda meninggalkan komentar dengan baik dan sopan.
Semoga kemurahan rezeki tertuju di pihak Anda saat ini!